Datuk Musa: Rumus Kesuksesan Pariwisata Terletak Pada Partisipasi Negara Jiran Tetangga

62
Datuk Musa Hj. Yusof - Director Jenderal Tourism Malaysia dibadaikan bersama Founder Indigo Media Promo Bakti beserta wartawan dari Indonesia pada kesempatan kegiatan Megafarm PATA Sabah, beberapa waktu lalu. Foto: Beck's

MEDAN – INDIGO MEDIA PROMO

Sejak diluncurkannya tagline Malaysia Truly Asia pada tahun 1999 sebagai marketing campign oleh Malaysia Tourism Board, Malaysia mampu memposisikan diri sebagai salah satu negara yang terbilang sukses dalam mengelola sektor pariwisatanya.

Banyak program wisata di Malaysia seperti, wisata edukasi, wisata kesehatan, wisata keluarga, wisata olahraga dan wisata alamnya hingga kini masih terus diminati masyarakat dunia.

Belajar dari kesuksesan tersebut, rasanya kita juga perlu mengetahui kiat seperti apa yang bisa dilakukan guna menggairahkan sektor pariwisata.

Datuk Musa Hj. Yusof selaku Director Jenderal Tourism Malaysia mengatakan bahwa, rumus menentukan kesuksesan meningkatnya sektor pariwisata di suatu negara, adalah terletak dari besarnya partisipasi masyarakat negara jiran tetangga untuk berwisata.

Keterlibatan negara jiran untuk aktif mendorong kunjungan wisatawan, pastinya sangat diharapkan oleh semua negara. Khususnya bagi negara-negara di kawasan Asia.

Menurut Datuk Musa, Asia merupakan pasar yang sangat potensial. Termasuk masyarakat Indonesia, khususnya Medan – Sumatera Utara sebagai negara paling terdekat dengan Malaysia.

Banyak wisatawan asal Medan mau mengunjungi Malaysia. Dan sebaliknya, wisatawan Malaysia juga banyak mengunjungi Medan – Sumatera Utara. Begitu juga dengan wisatawan di sejumlah negara-negara kawasan Asia lainnya.

Kerjasama ini tentunya banyak memberikan dampak positif. Mampu menguatkan hubungan antar negara dan sekaligus juga mampu menguatkan ekonomi di kawasan Asia.

“Bayangkan berapa banyak jumlah penduduk di kawasan Asia. Kalau seperempat masyarakat di Asia saja mau melancong ke negara-negara jiran, saya rasa kentungan didapat sudah lebih dari cukup,” katanya usai temu pers acara Adventure Travel Conference di Sabah baru-baru ini.

Kemudian hal lain yang tak kalah pentingnya adalah dukungan promosi yang tepat.  Sehingga bermanfaat meningkatkan kepercayaan bagi wisatawan untuk hadir ke Malaysia.

“Promosi juga menjadi salah satu faktor penentu untuk menarik minat wisatawan,” tambahnya.

Datuk Musa Hj. Yusof selaku Director Jenderal Tourism Malaysia saat memberikan keterangan pers kepada wartawan pada acara Adventure Travel Conference di Sabah baru-baru ini.

Tidak Perlu Panik Menanggapi Isu Wabah Virus Corona

Sedangkan terkait dengan wabah virus corona yang menjangkiti sejumlah negara termasuk Malaysia, Datuk Musa justru mengingatkan kepada wisatawan agar tetap bijak mencermati masalah ini.

Menurutnya, pemerintah Malaysia sangat mengerti situasi sekarang terjadi. Bahkan sejak berkecimpung di bidang pengembangan pariwisata dari tahun 1990 sampai sekarang, Malaysia telah banyak menghadapi peristiwa kurun waktu tesebut.

Seperti peristiwa wabah virus GI, SARS,  MERS dan banyak lagi. Maka bagi turis tidak perlu panik. Sebab, dari kementerian pariwisata dan pihak Tourism Malaysia serta pemerintah, telah berdiskusi dan bekerjasama dalam mengatasi peristiwa ini.

“Kami telah belajar dari masa lalu yaitu peristiwa wabah virus SARS. Ada 3 langkah yang harus dilakukan yaitu mengikuti peraturan yang telah ditetapkan. Jangan Panik dan tetap menjaga kebersihan,” imbuhnya.

Karenanya, tambah Datuk Musa, Malaysia akan terus jalin kerjasama dengan travel agen dan media untuk membagi informasi. Agar mereka mengerti tentang situasi yang terjadi. Tentu saja kita harus tetap optimis, tetap berdoa dan tidak usah khawatir bahwa wabah ini tidak akan bertahan lama.

“Bila semuanya itu berjalan sinergi maka target program wisata Malaysia tahun 2020 ini pasti akan tercapai,” harap Datuk Musa.

Konsul Pelancongan Malaysia Hishamuddin Mustafa didampingi oleh Azura Zainol Abidin dari Sport Events Management Tough Gorilla saat berfoto bersama dengan Kadis Pariwisata Kota Medan Drs Agus Suriono saat melakukan kunjungan kerja ke Dinas Pariwisata Medan, beberapa waktu lalu. Foto : Ist

Dukung Promosi Gowes Konsul Pelancongan Malaysia – Medan

Sementara itu menyinggung soal kinerja Hishamuddin Mustafa selaku Konsul Pelancongan Malaysia  di Medan, Datuk Musa merasa optimis jika Hishamuddin bisa diandalkan dalam meningkatkan promosi wisata di wilayah kerjanya.

Ia menilai, Hishamuddin Mustafa merupakan sosok yang tepat dan dinilainya kreatif dalam mengembangkan kerjasama dengan pihak-pihak berkompeten dalam bidang pariwisata di Medan.

Bahkan, Datuk Musa sangat mendukung program promosi wisata bersepeda (gowes) yang tengah dijajaki oleh Hishamuddin di Medan bersama Pemerintah Kota Medan dalam hal ini Dinas Pariwisata Kota Medan.

Dimana rencananya, Hishamuddin akan menggelar kegiatan gowes bersama Timbalan Menteri Pelancongan, Seni dan Budaya Malaysia, Tuan Muhammad Bakhtiar bin Wan Chik (ahli parlemen Balik Pulau – Pulau Penang) dengan warga Medan beserta komunitas gowes. Yang dilaksanakan bersamaan dengan acara Car free day di Lapangan Merdeka Medan pada Minggu 22 Maret 2020.

Kegiatan promosi ini bertujuan dalam rangka menarik minat wisatawan asal Medan –  Sumatera Utara, agar ikut serta menyukseskan kegiatan Explore Ride Balik Pulau di Pulau Penang pada 4 Juli 2020 dan Langkawi Legendary Ride pada 12 September 2020.

“Itu kegiatan promosi yang bagus dan harus didukung. Semoga kegiatannya sukses di Medan,” tutup Datuk Musa. Red