Hebohnya Kreativitas Musisi Medan, Mulai Dari Perang Edit Sampai Adu Akting

375

Medan – Indigo Media Promo

Edisi sebelumnya, Indigo Media Promo pernah mengangkat kisah usil para pasukan ‘perang edit’ yang sempat menghibur di dunia maya, lantaran aksi saling ejek lewat perang edit foto wajah. Kreasi mirip meme tersebut kemudian ramai menuai komentar-komentar lucu menggelitik dari para netizen.

Alhasil, tidak sedikit warganet mengenal sosok orang-orang usil dibalik kegiatan ‘kurang kerjaan’ mengasikkan tersebut. Mereka adalah pemilik akun facebook bernama @Ranto, @Buyoung axe Stell axe, @Mahyarnya anis, @Ganto Bro Star, @Acai, @Rakyat Jelata dan @Zaldi Nasution.

Mereka adalah musisi Kota Medan di era 90-an. Dikenal mampu mengedit gambar ke dalam bentuk apapun sesuai selera. Jadi bisa kebanyangkan, jika mereka mengedit wajah Anda merembet ke hal-hal berbau pornografi.

Aksi tak lazim ini sudah berlangsung cukup lama. Wajar, jika muncul beragam tanggapan ataupun respon berbeda. Ada yang mencibir tapi kebanyakan pula tertawa, setelah melihat hasil karya edif foto lengkap dengan caption menggelitik.

Sepak terjang para pasukan edit menghibur di laman facebook, dapat terbilang sukses. Tapi tetap saja yang namanya ‘serdadu’, selalu ingin bertempur. Hanya saja untuk kali ini, mereka bukan mau unjuk kemampuan mengedit gambar. Tapi mencoba medan tempur baru untuk beradu akting. Dalam produksi video pendek mengangkat kisah ringan mengenai kehidupan sosial masyarakat. Yang bisa dilihat di chanel youtube Demban.

Debut film perdana mereka berjudul ‘Tukang Olah’. Mengkisahkan cerita tentang seorang yang terlilit hutang kemudian terpaksa mengolah dengan cara menjadi dukun dadakan guna menipu korbannya.

Dalam video bersambung sarat dengan pesan moral tersebut, memperlihatkan kemampuan para pemain berakting dalam memain perannya masing-masing. Khususnya jika melihat aksi kekonyolan buyoung axe stell axe, dari satu episode ke episode berikutnya, selalu saja siap membuat orang meledak tertawa. Dan seperti biasanya, ejekan maupun cemoohan juga ada di dalam video yang ditayangkan.

Menurut Ranto, tidak ada kesulitan berarti selama dalam proses penggarapan video. Semua bisa diatasi, bahkan menariknya lagi, setiap ide cerita yang digarap tidak sekalipun memiliki script yang telah dipersiapkan sebelumnya. Semua mengalir begitu saja dengan mudah sehingga terasa jadi lebih natural bak berada di kehidupan nyata.

“Kurasa karena sering mengejek atau menggosip orang ni makanya gampang saling sambut dan lempar kata-kata, ucap Ranto sambil tertawa.

Meskipun script tak jadi masalah, namun diakui Ranto, masih perlu banyak mengetahui refrensi berbagai tempat lokasi shooting yang tepat guna mendukung ide cerita.

Nah penasaran untuk melihat aksi gokil mereka, buka saja chanel youtube Demban. Jangan lupa subcribe dan like agar mereka bisa terus berkarya untuk menghibur kita semua. Beck’s.