Malaysia Usul Gemes Digelar di Negara Serumpun Melayu

128
(kiri ke kanan) Kadis Pariwisata Kota Medan Agus Suriono, Konsul Jenderal Malaysia Tuan Aiyub Bin Omar, Director Tourism Malaysia Hishamuddin Mustafa dan Pemimpin Indigo Media Promo Bakti/Beck's saat diabadikan pada kegiatan Gelar Melayu Serumpun (Gemes) 2019 di Istana Maimon beberapa waktu lalu. Foto : Laura

Indigo Media Promo – Semarak kegiatan Gelar Melayu Serumpun (Gemes) yang berlangsung sejak 1 – 3 Nopember 2019 di Istana Maimon Medan, mendapat apresiasi dari Malaysia sekaligus mengusulkan agar Gemes juga digelar di negara melayu serumpun.

“Kami ucapkan selamat dan sukses kepada Dinas Pariwisata Medan. Semoga event tahunan ini tidak hanya digelar di Medan – Indonesia, tapi juga bisa digelar di negara-negara jiran tetangga,”usul Hishamuddin Mustafa selaku Director Tourism Malayasia menjawab wartawan di sela-sela acara pembukaan Gemes, kemarin.

Sebagai negara jiran tetangga yang memiliki kemiripan budaya, Malaysia merasa bangga karena budaya melayu termasuk budaya terbesar di Asia. Kemiripan budaya tersebut tentunya memberikan ragam keuntungan bagi peningkatan persahabatan antar negara. Sehingga dapat membuka peluang kerjasama dalam segala bidang, baik dari sisi peningkatan ekonomi maupun wisata.

Karena itu, Hishamuddin mendorong Pemerintah Kota Medan melalui Dinas Pariwisata Medan, untuk memperluas jangkauan event Gemes ke negara-negara serumpun melayu lainnya. Agar tujuan promosi untuk mengenalkan kearifan budaya dan wisata lokal Medan – Sumatera Utara, dapat efektif sesuai harapan bersama.

“Event ini membuat kami merasa ada di negara sendiri. Karena itu kami dukung kalau event Gemes bisa digelar di Malaysia,” kata Hishamuddin.

Hishamuddin berpendapat, kesempatan positif ini sangat memberikan pengaruh sangat besar bagi dunia pariwisata masing-masing negara. Maka kedepannya, saran Hishamuddin, Pemerintah Kota Medan melalui Dinas Pariwisata Medan, agar bisa mengundang media-media dari negara luar untuk melakukan kegiatan free and post. Artinya, tidak hanya melakukan peliputan terkait kegiatan Gemes tapi juga diajak melakukan peliputan berita tentang destinasi wisata yang ada di Medan – Sumatera Utara.

“Kami menyarankan agar pihak Dinas Pariwisata Medan mengundang media luar untuk melakukan kegiatan free and post. Tujuannya diharapkan dapat menarik minat wisatawan mengunjungi tempat wisata di Medan-Sumatera,” jelas Hishamuddin.

Konsul Jenderal Malaysia Tuan Aiyub Bin Omar, Director Tourism Malaysia Hishamuddin Mustafa saat berfoto bersama dengan perwakilan pemuka adat Melayu dari Asahan dan Jambi. Foto : Laura

Visit Malaysia 2020

Sementara itu, dukungan Malaysia agar event Gemes digelar di negara-negara serumpun melayu, dinilai Hishamuddin sesuai dengan program ‘Visit Malaysia 2020’. Dimana Malaysia sendiri menargetkan jumlah wisatawan Indonesia yang masuk sebanyak 4 juta orang.

Potensi ini dapat dicapai bila terjalin kerjasama antara pemerintah Indonesia dan Malaysia untuk saling melakukan promosi. Dan salah satu peluang yang terbuka saat ini adalah dengan menggelar event Gemes di Malaysia.

“Kami berharap event Gemes ini menjadi event tahunan dari Kementerian Pariwisata Indonesia,” harap Hishamuddin sembari mengucapkan terima kasih atas undangan Dinas Pariwisata Medan kepada Duta Besar Malaysia maupun Tourism Malaysia untuk hadir di acara tersebut. Beck’s