STM Satu Hati Bukti Kekompakan Musisi Medan

102
Ketua STM Satu Hati Liea Nasution (kemeja hitam berkacamata) saat menerima donasi dari komunitas lain di atas panggung. (gambar kanan) Produser program Indigo Musik Laura Silalahi (kemeja kotak-kotak) saat memberikan donasi di acara konser musik amal, kemarin

MEDAN – INDIGO MEDIA PROMO

Kehadiran komunitas musik tergabung dalam STM Satu Hati seolah menjadi topangan  harapan bagi para anggota maupun musisi Medan yang mengalami kesulitan. Khususnya membantu biaya bagi musisi yang berjuang melawan penyakit. Dengan menggelar beragam konser musik amal.

Baru-bari ini, konser amal dilakukan untuk menggalang dana bagi rekan musisi, Manza Kanni dan Hendrik. Di Zens Café Jalan HM Joni Medan. Keduanya menderita sakit pembengkakan usus dan gangguan pada mata.

Ketua STM Satu Hati, Liea Nasution memaparkan, kondisi Manza Kanni saat ini sangat memprihatinkan, karena pembengkakan usus dialaminya, Manza kesulitan menerima asupan gizi dan makanan. Sehingga membuat kondisi tubuhnya lemah seiring menurunnya tensi dan trombosit.

Sementara kondisi Hendrik juga mengalami sakit mata yang serius. Bahkan jika tidak dilakukan langkah cepat dan tepat, bola mata hendrik yang infeksi bisa diambil.

Berangkat dari kondisi memperihatinkan tersebut, kata Liea, STM Satu Hati tergerak melakukan penggalangan dana guna membantu rekan musisi yang sedang sakit melalui pargelaran konser musik amal.

Banyak musisi Medan, terlibat dalam aksi solidaritas tersebut. Baik mewakili diri pribadi, mewakili komunitas maupun group band untuk tampil memberikan perform terbaik di atas panggung. Sekaligus menyisihkan dananya untuk membantu rekan yang sedang sakit.

“Alhamdulillah konser amal berjalan lancar dan dana yang dikumpulkan akan diberikan langsung kepada Hendrik dan Manza,” ucap Liea.

Sementara itu, amatan wartawan di lokasi acara, komunitas yang memiliki semboyan ‘Kita Ada Kita Bisa’ dinilai mampu mempersatukan musisi Medan, Sumatera Utara. Ada lebih dari 4 kali STM Satu Hati menggelar konser amal. Semua didukung oleh para musisi Medan maupun pihak-pihak luar lainnya.

Keberhasilan STM Satu Hati tidak hanya dianggap berkat kesolidan para pengurus dan anggota, namun tak terelepas dari kepedulian seluruh musisi Medan yang memiliki jiwa saling tolong menolong.

Menurut Liea, membantu anggota mengalami kesulitan menjadi tujuan utama terbentuknya STM Satu Hati. Dengan begitu, mampu menjadi wadah bagi para musisi untuk saling tolong menolong sekaligus menjaga persatuan antar musisi.

“Alhamdulillah semua pengurus maupun anggota sangat setuju dengan konsep saling tolong menolong ini. Dan sampai saat ini keanggotaan STM Satu Hati terus meningkat sehingga membuktikan kami sangat solid membantu rekan-rekan,” tutup Liea sembari mengucapkan terima kasih atas dukungan berbagai pihak antara lain, Marsalaon Band, Demban Production, Gita House Production, Zen’s Cafe,  Kiss FM, I Radio, Tribun Medan dan Indigo Media Promo maupun sahabat komunitas musik dan group band lainnya . *Beck’s