Tourism Malaysia Tawarkan Paket Wisata Murah & Sehat ke Masyarakat Aceh

224
Director Tourism Malaysia Hishamuddin Mustafa didampingi Ketua Pegawai Eksekutif RS KPJ Penang saat berfoto bersama dengan peserta seminar ‘Theme Park Seminar & Paket Wisata Sehat KPJ Penang – Firefly’ di Banda Aceh, Kamis (14/11/2019). Foto : IST

Indigo Media Promo – Upaya Malaysia untuk mensukeskan program Visit Malaysia 2020 lewat promosi beragam paket wisata menguntungkan, kiranya jadi kesempatan yang sayang dilewatkan. Karena banyak promo paket wisata menarik ditawarkan menyajikan layanan terbaik hingga harga terjangkau.

Beragam paket wisata ini tidak hanya ditawarkan ke Medan –  Sumatera Utara saja, namun dipromosikan ke berbagai daerah mulai dari Aceh hingga kepulauan Sumatera lainnya.

Adapun paket wisata ditawarkan diantaranya adalah pelancongan ke lokasi wisata theme park hingga wisata sehat. Seperti dilakukan Tourism Malaysia Medan kepada masyarakat Banda Aceh baru-baru ini.

Tourism Malaysia hadir bersama pihak RS Rumah Sakit KPJ Penang dan Penerbangan Firefly, untuk melakukan promosi melalui kegiatan ‘Theme Park Seminar & Paket Wisata Sehat KPJ Penang – Firefly’ khusus untuk masyarakat Banda Aceh.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut pemerintah kota Banda Aceh serta para top agent atau perusahaan traveling. Tujuan kegiatan ini adalah untuk mengenalkan kekayaan wisata dimiliki Malaysia kepada masyarakat Aceh.

 

Dalam kesempatan tersebut Director Tourism Malaysia Hishamuddin Mustafa mengenalkan 3 jenis paket wisata unggulan Malaysia, yang saat ini tengah digandurungi oleh masyarakat dunia, antara lain yakni, Sunway Theme Park di Kuala Lumpur yang dinobatkan sebagai lokasi wisata yang berada diperingkat ke 5 terbaik di Asia.

Kemudian, Crocodile di Lengkawi. Tempat ini mirip tempat penangkaran buaya. Keunggulan di tempat ini selain dapat melihat 6000 ekor buaya dari berbagai jenis, juga sebagai tempat edukasi tentang tata cara pemeliharaan dan perawatan buaya.

Selanjutnya adalah A’ Famosa Resort yang terletak di daerah Melaka. Di tempat ini dipastikan akan membuat perjalan wisata semakin berkesan karena dilengkapi dengan fasilitas seperti, Water Theme Park, Safari Wonderland, Cowboy Town hingga Shopping Mall.

“Seluruh lokasi wisata ini jangan sampai terlewatkan oleh pelancong,” imbuh Hishamuddin saat diwawancarai di ruang kerjanya, Selasa (19/11).

Wisata Sehat

Sedangkan untuk paket wisata yang tak kalah menarik lainnya adalah Health Tourism atau paket wisata sehat. Dalam program ini Malaysia mengenalkan RS KPJ Penang sebagai solusi tempat perobatan medis bagi masyarakat Indonesia khususnya masyarakat Aceh.

RS KPJ Penang menggunakan pelayanan penerbangan Firefly untuk memudahkan orang ingin berobat di sana. Cukup bayar Rp.2,5 juta sudah termasuk biaya tiket pergi-pulang (PP), pengangkutan dari bandara ke rumah sakit, dari rumah sakit ke hotel. Kemudian mengcover biaya hotel dan perawatan/chek up di RS KPJ Penang.

Disamping harga kompetitif sebanding dengan biaya berobat di Singapura dan Thailand, rumah sakit di Penang  –  Malaysia, juga dilengkapi fasilitas serta kecanggihan teknologi yang diakui dunia. Jadi tak heran jika banyak masyarakat Indonesia khususnya Sumatera Utara, berbondong-bondong untuk berobat di sana.

Menurut Hishamuddin Mustafa, Pulau Penang merupakan salah satu provinsi di Malaysia yang unggul dalam program wisata kesehatan. Wisata Kesehatan adalah sektor yang maju pesat di Malaysia. Karena berhasil menarik minat wisatawan dari Indonesia, Singapura, Jepang dan Amerika Serikat untuk berobat di Penang.

Dijelaskan, tahun 2018, wisatawan Indonesia yang melancong ke Malaysia sebanyak 3,3 juta orang. Angka ini menunjukan peningkatan sebesar 17, 2 persen. Sedangan dari Januari – Juni 2019 jumlah wisatawan yang masuk sebanyak 1,857,864 berbanding dengan periode yang sama pada tahun 2018, yakni sebanyak 1,615,210. Atau mengalami peningkatan sebesar 15 persen.

Total pendapatan yang diterima sebesar 11,072 bilion ringgit di tahun 2018. Angka ini mengalami peningkatan yaitu sebesar 30,5 persen dibandingkan dengan tahun 2017. Tentunya peningkatan ini mengukuhkan Indonesia berada di posisi kedua sebagai wisatawan yang paling banyak masuk ke Malaysia.

Kerjasama Dengan RSUD Meuraxa Kota Banda Aceh

Sementara dalam kesempatan tersebut, RS KPJ Penang juga melakukan kerjasama dengan pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Meuraxa Kota Banda Aceh. Tujuannya agar dapat memberikan peluang untuk meningkatkan pelayanan terbaik dalam bidang kesehatan dengan teknologi terkini kepada masyarakat Aceh.

Kerjasama ini ditandai dengan penandatangan MoU oleh Aminullah Usman, SE, AK, MM selaku Walikota Banda Aceh dan En. Zabidi Hj. Abd Razak selaku Ketua Pegawai Eksekutif RS KPJ Penang, dan disaksikan langsung oleh Tuan Hishamuddin Mustafa selaku Director Tourism Malaysia.

En. Zabidi Hj. Abd Razak mengatakan, RS KPJ Penang merupakan salah satu rumah sakit yang diakui dan berstandart internasional. Jadi tak perlu khawatir untuk berobat di RS KPJ Penang. Makanannya halal, perawatnya juga sangat sigap menjaga pasien selama dalam masa perawatan. Bahkan yang menjadi daya tarik di rumah sakit tersebut adalah, layanan antar jemput dari airport ke rumah sakit dan dari rumah sakit ke hotel yang tentu saja sangat memanjakan pasien.

Promosi Wisata ke Padang – Sumatera Barat

Setelah melakukan promosi wisata ke propinsi Aceh, Tourism Malaysia yang dikomandoi Hishamuddin Mustafa juga direncanakan akan bertolak ke Padang – Sumatera Barat untuk menggelar kegiatan serupa pada 26 Nopember 2019.

Menurut Hishamuddin, Padang – Sumatera Barat merupakan daerah yang berpotensi dapat mendatangkan para wisatawan Indonesia ke Malaysia. Baik untuk melancong ataupun untuk berobat di rumah sakit ternama di Pulau Penang.

Karena itu, kata Hishamuddin, Tourism Malayasia hadir ke Padang untuk membagikan informasi promosi terkait program peket wisata menarik kepada masyarakat Sumatera Barat  melalui kegiatan ‘Theme Park Seminar & Paket Wisata Sehat KPJ Penang – Firefly’.

“Kegiatan ini adalah bentuk komitmen kementerian pelancongan, Seni dan Budaya serta Tourism Malaysia, dalam memberikan info-info yang diperlukan oleh industri pelancongan yang ada di wilayah Sumatera,” jelas Hishamuddin yang juga masih memiliki darah keturunan Minang tersebut.

Dia opitimis, dengan penyebaran informasi penting terkait promosi wisata, dapat memenuhi target wisata yang masuk ke Malaysia sesuai diharapkan pemerintah Kerajaan Malaysia.

“Malaysia dan Indonesia adalah negara serumpun, dengan kekayaan seni, budaya dan tempat-tempat sejarah. Warga Indonesia menyukai wisata di Malaysia begitu sebaliknya, dikarenakan beberapa faktor seperti, jarak tidak terlalu jauh, bahasa yang mudah dipahami dan kuliner yang rasanya hampir sama dengan lidah orang Indonesia dan tentunya ditambah dengan destinasi-destinasi menarik,” tutup Hishamuddin.

Nah, penasaran dengan informasi terkini tentang seputar wisata, event dan festival yang ada di Malaysia dan juga E-Brochures dapat mengunjungi website www.malaysia.travel. Becks